Pelatihan Guru: Koding & Kecerdasan Artifisial Nasional

Featured blog image
Kegiatan 11 August 2025

Pelatihan Guru: Koding & Kecerdasan Artifisial Nasional

Author

Arief Budiman

Editor

Kota Bima, 11 Agustus 2025 – SMK Negeri 1 Kota Bima menjadi tuan rumah pelaksanaan Pelatihan Guru Nasional: Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 11 hingga 15 Agustus 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Guru Siap, Murid Hebat”, yang mencerminkan semangat peningkatan kapasitas guru sebagai agen utama dalam transformasi pendidikan digital di Indonesia.

Pelatihan ini diikuti oleh para guru dari berbagai sekolah tingkat menengah kejuruan (SMK) dari wilayah Kabupaten Bima dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bertujuan untuk memperkuat literasi digital, kemampuan berpikir komputasional, serta pemahaman dasar tentang kecerdasan artifisial di kalangan tenaga pendidik.


Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Kepala SMK Negeri 1 Kota Bima, H. Juwaid, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dan kontekstual bagi siswa di era digital. "Guru harus menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi. Ketika guru siap, maka murid akan tumbuh menjadi generasi hebat dan tangguh," ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung terkait koding (pemrograman dasar), konsep dan etika penggunaan AI, serta integrasi teknologi ke dalam proses belajar-mengajar. Metode pelatihan yang digunakan menggabungkan pendekatan in-service learning (tatap muka intensif) dan on-the-job learning yang menuntut peserta untuk mengimplementasikan materi pelatihan dalam rencana pembelajaran di kelas masing-masing.

Selain pelatihan teknis, peserta juga diberikan wawasan tentang pentingnya etika digital, keamanan siber, dan potensi pemanfaatan AI dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Materi disampaikan oleh narasumber profesional dari dunia pendidikan dan industri teknologi yang telah berpengalaman di bidangnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam mempercepat digitalisasi pendidikan di daerah.

Pelatihan ditutup pada tanggal 15 Agustus 2025 dengan sesi refleksi dan presentasi karya peserta, yang menunjukkan inovasi rencana pembelajaran berbasis teknologi yang siap diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan para guru mampu menjadi katalisator perubahan pendidikan ke arah yang lebih adaptif, kreatif, dan inovatif—sesuai dengan tuntutan zaman yang semakin berbasis teknologi.

SMKN 1 KOTA BIMA

Arief Budiman

Editor